Kamis, 22 Februari 2024 14:02 Podomoro Feedmill
Angsa
salju merupakan burung air dan salah satu jenis
angsa. Angsa Salju berasal dari Amerika Utara. Nama Angsa Salju diambil dari
warna bulunya yang putih bersih seperti salju. Angsa
salju berkembang biak di utara jalur hutan di Greenland, Kanada , Alaska dan
ujung timur laut Siberia. Angsa putih biasanya menghabiskan
musim dingin di wilayah hangat Amerika Utara mulai dari barat daya British
Columbia, Amerika Serikat hingga Meksiko.
Fakta-Fakta Menarik Angsa
Salju
1.
Memiliki Bercak Menyeringai
Angsa
salju mempunyai panjang tubuh 70 cm dan tingginya sekitar 64-79 cm. Beratnya
bisa mencapai 2,1 - 2,7 kg. Menariknya, angsa salju
bisa hidup lama hingga 20 tahun jika mampu bertahan dengan baik. Angsa salju
memiliki paruh yang lebih kuat, dan panjang,
dengan ciri khas “bercak menyeringai” yang tidak dimiliki oleh semua angsa.
2.
Suka Bermigrasi
National Geographic menjelaskan bahwa angsa salju terbang ke selatan selama musim dingin dalam
kawanan besar. Mereka terbang dalam formasi V atau terlihat sebagai badai
salju. Angsa salju tergolong hewan vegetarian dan banyak memakan rerumputan dan
biji-bijian yang diambil di tanah lembab atau perairan dangkal. Angsa salju
biasanya menjelajah dalam kawanan yang berisi lebih dari 1,000 individu.
Kawanan musim semi bisa terdiri dari belasan hingga ratusan anggota.
3.
Hobby Makan
Angsa
salju memakan banyak tumbuh-tumbuhan setiap harinya. Bahkan saat musim dingin,
mereka bisa makan 2-7 jam per harinya. Melansir Pennlive, saat musim semi mereka menyimpan
cadangan lemak untuk persiapan migrasi. Karenanya, angsa salju bisa makan lebih
dari 12 jam setiap harinya. Makanan yang dimakannya akan dicerna dalam waktu
1-2 jam.
4.
Bersuara Vocal
Angsa salju merupakan hewan yang sangat vokal dan
suaranya bisa terdengar dari jarak jauh. Suara paling umum dari mereka adalah suara seperti
klakson yang dibuat oleh jantan dan betina. Panggilan penerbangan biasanya
terdiri dari serangkaian suara seperti tangisan melengking dan suara kwek-kwek
bernada tinggi yang terdengar baik di siang dan malam hari
5.
Penerbang Cepat
Kecepatan angsa salju saat terbang pada umumnya adalah 80 kilometer per jam saat
terbang. Lebar kepakan sayap dari kedua sub spesies angsa salju adalah 135-165
cm. Ketika mereka bermigrasi, angsa salju cenderung terbang di siang dan malam
hari.
6.
Termasuk Hewan Monogami
Angsa salju membentuk pasangan monogami. Periode bersarang mereka dari Mei hingga Juni. Jantan akan menarik perhatian betina dengan berbagai vokalisasi dan tarian. Jika betina menerima, mereka akan terlibat dalam ritual tarian dan bahkan mencari serta berbagi makanan satu sama lain. Jika kamu tertarik melihat angsa salju, datangi habitatnya saat akhir musim semi agar kamu bias melihatnya bermigrasi.